Latest News

Ingin bisa menulis? Silakan ikuti program training menulis cepat yang dipandu langsung oleh dosen, penulis buku, peneliti, wartawan, guru. Silakan hubungi 08562674799 atau klik DI SINI

Monday, 15 December 2025

Hamidulloh Ibda Jadi Juri Lomba Esai Kemah Perdamaian Sako Pandu Ma'arif NU Jateng


Semarang, Hamidullohibda.com
– Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dipercaya menjadi Dewan Juri Lomba Esai Perdamaian Dunia dalam rangka Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah 2025. Ia menjadi juri bersama Kepala SD Negeri Patemon 02 Kota Semarang Dr. Dian Marta Wijayanti, M.Pd., dan dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Semarang Dr. Surahmat, S.Pd., M.Hum. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah bersama Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah, dan berlangsung pada 15–19 Desember 2025 di Puskepram Candra Bhirawa.

Penunjukan Hamidulloh Ibda sebagai juri tertuang dalam surat resmi Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah Nomor 788/PW.11/LPMNU/SU/XII/2025 tentang permohonan dewan juri lomba esai perdamaian dunia. Selain itu, penugasan tersebut juga diperkuat dengan sertifikat resmi sebagai juri lomba esai perdamaian, yang menegaskan peran strategisnya dalam memastikan kualitas, objektivitas, dan integritas penilaian karya tulis peserta .

Lomba esai perdamaian dunia merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan Pramuka Penegak putra dan putri dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Peserta ditantang menulis esai orisinal sekitar 500 kata dengan tema Perdamaian Global, yang disusun secara langsung di lokasi kegiatan dan dinilai berdasarkan orisinalitas gagasan, kedalaman analisis, koherensi argumentasi, serta relevansi nilai kemanusiaan dan perdamaian global.

Dalam kapasitasnya sebagai juri sekaligus koordinator lomba esai, Hamidulloh Ibda menekankan pentingnya literasi kritis dan kesadaran global di kalangan generasi muda. Menurutnya, esai bukan sekadar lomba tulis-menulis, tetapi medium refleksi intelektual untuk menanamkan nilai toleransi, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial. “Perdamaian dunia harus dimulai dari cara berpikir generasi muda. Melalui esai, mereka diajak mengolah nalar, empati, dan keberpihakan pada nilai kemanusiaan secara argumentatif,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian sendiri mengusung tema “Merawat Jagad, Mencintai Lingkungan untuk Masa Depan”, yang dirancang sebagai wahana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial peserta. Selain lomba esai, kegiatan ini diisi dengan orasi perdamaian, literasi digital, jumpa tokoh, seni budaya, penghijauan, hingga bumbung kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas sosial. Seluruh rangkaian kegiatan bertujuan menanamkan nilai ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah secara berimbang 

Keikutsertaan Hamidulloh Ibda sebagai juri dinilai memperkuat dimensi akademik dan literasi dalam kegiatan kepanduan Ma’arif NU. Dengan latar belakangnya sebagai akademisi dan pegiat literasi, kehadirannya diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan segar dari peserta tentang perdamaian dunia yang berakar pada nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

Melalui kegiatan ini, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah menegaskan komitmennya menjadikan gerakan kepanduan tidak hanya sebagai aktivitas kepramukaan, tetapi juga sebagai ruang strategis pembentukan generasi muda yang berwawasan global, berkarakter moderat, dan siap menjadi agen perdamaian di tengah dinamika dunia yang terus berubah. (*)


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Hamidulloh Ibda Jadi Juri Lomba Esai Kemah Perdamaian Sako Pandu Ma'arif NU Jateng Rating: 5 Reviewed By: Hamidulloh Ibda