Latest News

Ingin bisa menulis? Silakan ikuti program training menulis cepat yang dipandu langsung oleh dosen, penulis buku, peneliti, wartawan, guru. Silakan hubungi 08562674799 atau klik DI SINI

Monday, 16 March 2026

Hamidulloh Ibda Didaulat Lagi Jadi Reviewer Penelitian UIN SSC


TEMANGGUNG, Hamidullohibda.com
– Kiprah akademik Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., kembali mendapat pengakuan nasional. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, ia didaulat menjadi reviewer substansi proposal penelitian di lingkungan Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) pada Tahun Anggaran 2026.

 

Sebelumnya, Ibda didaulat menjadi reviewer tahun 2025. Tahap pertama, reviewer dilakukan melalui aplikasi Litapdimas secara online, dengan penekanan pada substansi proposal. Selanjutnya, pada Rabu, 4 Juni 2025, dilakukan tahap kedua berupa presentasi seminar secara daring oleh para pengusul proposal. Kemudian pada Rabu hingga Jumat, 10–12 Desember 2025, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Hasil Penelitian Tahun Anggaran 2025.

 

Untuk tahun 2026, Hamidulloh Ibda kembali didapuk ulang. Penugasan tersebut tertuang dalam surat resmi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SSC bernomor 162/Un.30/L.I/HM.01/02/2026 tertanggal 27 Februari 2026. Dalam surat itu, Dr. Hamidulloh Ibda diminta untuk melakukan review substansi proposal penelitian secara daring melalui sistem Litapdimas Kementerian Agama RI.

 

Ketua LP2M UIN SSC, Faqiuddin Abdul Kodir, dalam suratnya menegaskan bahwa proses review dilakukan secara objektif dan profesional dalam rentang waktu 2–10 Maret 2026. Keterlibatan Dr. Ibda menunjukkan kepercayaan institusi terhadap kapasitas akademik dan integritasnya sebagai penilai penelitian.

 

Menurut Ibda, menjadi reviewer penelitian di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bukan sekadar tugas administratif, melainkan peran strategis dalam menjaga mutu riset nasional. Reviewer bertanggung jawab menilai kelayakan proposal, kebaruan (novelty), metodologi, hingga kontribusi ilmiah yang dihasilkan.

 

“Pada tahun ini, terdapat sejumlah proposal yang harus ditelaah, mencakup beragam bidang seperti kesiapan digital mahasiswa berbasis DigComp, pengembangan cybercounseling, deep learning untuk klasifikasi sampah, hingga ekoteologi berbasis kearifan lokal. Keragaman tema tersebut menuntut reviewer memiliki wawasan multidisipliner,” katanya.

 

Dalam konteks ini, pengalaman Dr. Hamidulloh Ibda sebagai akademisi di bidang pendidikan Islam, literasi, dan inovasi pendidikan menjadi nilai tambah tersendiri. Ia dikenal aktif dalam riset pendidikan, pengembangan kurikulum, hingga literasi digital di lingkungan madrasah dan perguruan tinggi.

 

Penunjukan selama dua tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi reputasi akademik yang dibangun. Tidak semua akademisi mendapatkan kesempatan tersebut, karena proses seleksi reviewer biasanya mempertimbangkan rekam jejak publikasi, pengalaman penelitian, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Sebagai Rektor INISNU Temanggung, Dr. Ibda juga dinilai mampu menjembatani antara dunia akademik dan praktik pendidikan di lapangan. Hal ini penting, terutama dalam menilai proposal yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak bagi masyarakat.

 


Keterlibatan pimpinan kampus dalam forum akademik nasional memberikan efek domino positif bagi institusi. Selain meningkatkan reputasi INISNU di tingkat nasional, hal ini juga membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta peningkatan kualitas penelitian internal.

 

Lebih jauh, posisi sebagai reviewer memberi akses terhadap tren riset terkini, yang dapat diadopsi dan dikembangkan di lingkungan kampus. Dengan demikian, INISNU tidak hanya menjadi konsumen ilmu, tetapi juga produsen pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

 

Dengan kembali dipercaya sebagai reviewer UIN SSC, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas penelitian di Indonesia, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama. Peran ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam membangun ekosistem riset yang kredibel, inovatif, dan berdampak luas.

 

“Penugasan ini sekaligus memperlihatkan bahwa akademisi dari INISNU Temanggung memiliki peluang yang sama untuk berkiprah di level nasional, selama mampu menjaga kualitas, integritas, dan produktivitas ilmiah secara konsisten,” kata Ibda. (*)

Next
This is the most recent post.
Older Post
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Post a Comment

Item Reviewed: Hamidulloh Ibda Didaulat Lagi Jadi Reviewer Penelitian UIN SSC Rating: 5 Reviewed By: Hamidulloh Ibda